Registrasi Sim Card Prabayar Hilangkan Kebiasaan Pakai Buang

Suasana acara. Foto: Agus Tri Haryanto/inetSuasana acara. Foto: Agus Tri Haryanto/inet

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mensosialisikan pemberlakuan pendaftaran nomor pelanggan prabayar. Kebijakan pendaftaran prabayar ini bukan hal gres alasannya yaitu sudah tercetus semenjak 2005.

Sejak ketika itu terjadi beberapa kali perubahan aturan, hingga kini ini yang melibatkan dan verifikasi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Terbaru, pelanggan prabayar harus memvalidasi nomornya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

"Sudah (lebih) 11 tahun perjalanan untuk implementasi prabayar. Jadi, ini bukan gres tapi kebijakannya sudah 11 tahun tapi memang harus realistis melaksanakan ini, tergantung pada ekosistem juga tergantung pada proses sosialisasi kepada masyarakat," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Menurut Rudiantara, proses sosialisasi selama lebih dari 11 tahun itu sudah lebih dari cukup. Registrasi ini dikatakan sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan, terutama pelanggan prabayar sebagai kesepakatan melindungi konsumen dan untuk kepentingan national single identity.

Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 perihal Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

"Dengan Dukcapil lebih yakin kesahinan, validasi, dan informasi yang akan disampaikan oleh pelanggan prabayar itu lebih baik. Saya tekankan ini bukan sesuatu yang baru, bahkan Permen yang terakhir tahun 2016 hingga 14 bulan (jedanya). Ada kegamangan dari stakeholder pada ketika itu. Sudahlah, sudah saatnya fokus bukan kuantitas pelanggan tapi kualitas," tuturnya.

Rudiantara menyebutkan adanya registasi ini tidak akan mempengaruhi jumlah pelanggan operator seluler. Malah, kata laki-laki yang bersahabat disapa Chief RA ini, pendaftaran prabayar berdampak pada efisiensi industri.
Registrasi SIM Card Prabayar Hilangkan Kebiasaan Pakai BuangFoto: Agus Tri Haryanto/inet

"Karena ini mengurangi pelanggan yang beli (kartu) terus buang, beli buang. Itu manfaat pendaftaran prabayar bagi operator dan masyarakat. Operator dapat tahu siapa pelanggannya, sedangkan masyarakat aman," sebutnya.

Registrasi prabayar ini mulai berlaku 31 Oktober 2017. Paling lambat melaksanakan pendaftaran prabayar pelanggan hingga tanggal 28 Februari 2018.

Tonton video perihal Pemerintah Berlakukan NIK untuk Registrasi SIM Card Prabayar:

[Gambas:Video 20detik]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel